A.
Pengertian
Abstrak merupakan penyajian singkat
mengenai isi tulisan sehingga pada tulisan ia menjadi bagian tersendiri.
Abstrak berfungsi untuk menjelaskan secara singkat kepada pembaca tentang apa
yang terdapat dalam suatu tulisan. Pada umumnya abstrak diletakkan pada bagian
awal sebelum bab-bab penguraian. Menurut sifatnya, abstrak dapat dibagi menjadi
abstrak yang bersifat deskriptif yang dalam Bahasa Inggris disebut Abstract dan
abstrak yang bersifat informatif. Abstrak informatif terbagi menjadi ringkasan
(precise) dan ikhtisar (summary). Dalam tulisan ilmiah yang disusun untuk
memperoleh gelar lewat penelitian seperti skripsi, tesis dan disertasi, umumnya
jenis abstrak yang digunakan adalah yang berwujud ringkasan, sedangkan ikhtisar
lebih banyak digunakan pada tulisan ilmiah yang diterbitkan dalam bentuk buku.
B.
Contoh Abstrak
A.
Isi Abstrak
-
Tujuan
a.
Alasan penulis
b.
Ide utama dari penulis
-
Cakupan
a.
Focus materi penulis
b.
Konsentrasi materi dari penulis
-
Metode
a.
Jenis-jenis temuan yg ditampilkan penulis
b.
Cara penulis meyakinkan pembaca tentang
validitas dr ide utamanya
-
Hasil
a.
Konsekuensi dari permasalahan atau isu yang
didiskusikan sendiri
-
Rekomendasi
a.
Solusi yang ditawarkan penulis
b.
Penulis merekomendasikan perubahan atau aksi
tertentu
-
Kesimpulan
a.
Penulis menggambarkan hubungan “cause&effect”
b.
Kesimpulan yang dibuat oleh penulis dr studi
yang dilakukannya
B.
Cara membuat abstrak
Ada 4 langkah penting yang harus
dilaksanakan, yaitu
1.
Ciptakan ruang penelitan, hal ini dapat
dilakukan dengan cara:
-
Nyatakan pentingnya bidang yang anda teliti
(bisa ditunjukkan dengan banyaknya penelitian di bidang yang sama),
-
Tunjukkan kekurangan artikel ilmiah yang telah
ada (dalam bidang yang sama tentu saja),
-
Tunjukkan tujuan artikel ilmiah anda.
2.
Uraikan metodologi penelitian dengan jelas
3.
Nyatakan hasil penelitian (dengan singkat dan
jelas tentu saja)
4.
Evaluasi-lah hasil penelitian yang telah
dilakukan (kesimpulan artikel) Panjang abstrak biasanya 100-200 kata. Menurut
Hadijanto dalam Zifirdaus, tahap 2 dan 4 tidak wajib ada dalam sebuah abstrak.
C.
Daftar Pustaka
Daftar Pustaka yaitu suatu daftar yang
berisi semua sumber bacaan yang digunakan sebagai bahan acuan dalam penulisan
karya ilmiah seperti Makalah, Skripsi, Tugas Akhir, Laporan, Thesis,dan
penelitian. Pemilihan daftar pustaka ini harus benar-benar sesuai dengan pokok
permasalahan yang dibahas dalam makalah. Mahasiswa, Dosen, Siswa tidak boleh
mencantumkan nama/judul buku, artikel/jurnal serta dokumen lainnya baik cetak
maupun internet yang tidak terdapat dalam daftar pustaka ini.
Mengingat arti Penting dari bagian karya
ilmiah yang satu ini, maka mahasiswa, dosen,siswa maupun masyarakat umum
lainnya perlu mengetahui Cara dan Teknik Penulisan Daftar Pustaka yang baik dan
benar.
Ada beberapa komponen dalam Teknik
Penulisan Daftar Pustaka yaitu :
Nama penulis dan nama keluarga (jika ada)
a.
Ditempatkannya didepan nama kecil
b.
Tahun Penerbitan
c.
Judul Buku
d.
Tempat Penerbitan
e.
Nama Penerbit
D.
Contoh Daftar Pustaka
A.
Penulisan daftar pustaka yang benar
Cara penulisan daftar pustaka:
1.
Tulis nama pengarang (nama pengarang bagian
belakang terlebih dahulu, baru bagian depan)
2.
Tulislah tahun terbit buku. Setelah tahun terbit
diberi tanda titik (.).
3.
Tulislah judul buku (dengan diberi garis bawah
atau cetak miring). Setelah judul buku diberi tanda titik.
4.
Tulislah kota terbit dan nama penerbitnya. Diantara
kedua bagian itu diberi tanda titik dua(:). Stetelah nama penerbit diberi tanda
titik.
5.
Apabila digunakan dua sunmber pustaka atau lebih
yang sama pengarangnya, maka sumber dirilis dari buku yang lebih dahulu terbit.
Baru buku yang terbit kemudian. Diantara kedua sumber pustaka itu dibutuhkan
tanda garis panjang.







