1. Pandangan Hidup
Pandangan Hidup merupakan suatu dasar atau landasan untuk
membimbing kehidupan jasmani dan rohani. Tak sedikit pula orang yang mempunyai
pandangan hidup yang sangat bertentangan dengan pandangan hidup orang yang
lainnya, itulah yang sering memicu perdebatan diantara umat manusia dalam
kehidupan sehari hari. Seperti yang ada di negara kita sekarang ini, semakin
maraknya kasus terorisme. Mereka manafsirkan atau mengartikan suatu ajaran
secara sepotong - sepotong dan hanya berdasarkan pada satu atau dua sumber saja
tidak melihat keadaan sekitar yang diperkirakan secara logika sehingga
mendapatkan penjelasan yang kurang tepat.
Mereka juga tidak segan segan untuk menyebarkan ajarannya
tersebut kepada orang - orang yang ada disekitarnya sehingga pengikut semakin
banyak. Dan hal tersebut tidak akan berhenti sebelum apa yang mereka inginkan
tercapai. Untuk masalah tersebut hal yang harus dibenahi sebeneranya adalah
pandangan hidup pada pribadi masing masing orang tersebut. Kalau pandangan
hidup mereka sudah kembali ke jalan yang benar, tidak perlu lagi diperintah pun
mereka akan menghentikan aksi aksi yang mereka jalankan sekarang ini dengan
kesadaran pribadi.
2. Ideologi
Ideologi adalah kumpulan ide, gagasan atau pandangan hidup
suatu bangsa untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran negara itu sendiri.
Kata ideologi sendiri diciptakan oleh Destutt de Tracy pada akhir abad ke 18
untuk mendefinisikan sains tentang ide. Tracy memberikan definisi ideologi
adalah suatu sistem ide, yang mencoba melepaskan diri dari hal-hal metafisis. Ideologi
dapat dianggap sebagai visi. Tujuan utama dibalik ideologi adalah untuk
menawarkan perubahan melalui proses pemikiran normatif, ideologi bersistem
abstrak. Berikut ini beberapa definisi tentang menurut beberapa ahli :
·
Destutt
de Tracy
Ideologi adalah studi terhadap ide - ide
atau pemikiran tertentu.
·
Francis
Bacon
Ideologi adalah sintesa pemikiran mendasar
dari suatu konsep hidup.
·
Machiavelli
Ideologi adalah sistem perlindungan
kekuasaan yang dimiliki oleh penguasa.
·
Descartes
Ideologi adalah inti dari semua pemikiran
manusia.
·
Thomas H.
Ideologi adalah suatu cara untuk melindungi
kekuasaan pemerintah agar dapat bertahan dan mengatur rakyatnya.
·
Muhammad
Ismail
Ideologi (Mabda’) adalah Al-Fikru al-asasi
al-ladzi hubna Qablahu Fikrun Akhar, pemikiran mendasar yang sama sekali tidak
dibangun (disandarkan) di atas pemikiran pemikiran yang lain.
Demi sebuah ideologi 600 juta orang tewas karena terlibat
atau tertuduh sebagai PKI dalam aksi balas dendam yang legal sehabis tragedi 30
September 1965 di Indonesia. Lalu mulai muncul bermacam jenis atau aliran
ideologi di Indonesia diantaranya:
·
Liberalisme
Liberalisme adalah suatu ideologi yang
mengharapkan kemajuan di bidang budaya, hukum, ekonomi dan tata kemasyarakatan
atas dasar kebebasan individu yang dapat mengembangkan bakat dan kemampuannya
sebebas mungkin. , Liberalisme lebih menekankan kepada kepentingan individu dan
persaingan bebas.
·
Kapitalisme
Kapitalisme jika di lihat dari sisi ekonomi
diartikan sebagai sistem ekonomi di mana bahan baku distribusinya secara
pribadi dikembangkan. . Milton Friedman mendefinisikan kapitalisme untuk
mengefektifkan pasar bebas (free market), dimana mereka mengklaim promosi
kebebasan individu dan demokrasi Sedangkan menurut Marx dia berpendapat bahwa
kapitalisme adalah hasil karya dari pasar pekerja (labor-market).
·
Kolonialisme
Kolonialisme adalah paham tentang penguasa
oleh suatu negara atas daerah atau bangsa lain dengan maksud untuk memperluas
negara itu.
Macam - macam Kolonialisme :
a.
Koloni Penduduk : Jika terjadi migrasi besar -
besaran ke negara asing dan kemudian menjadi tanah air baru.
b.
Koloni eksploitasi : Daerah jajahan yang
dikerjakan hanya untuk mencari Keuntungan
c.
Koloni sekunder
: Tanah - tanah koloni yang tidak menguntungkan negeri, tapi harus perlu
dipertahankan karena kepentingan strategi.
d.
Koloni deportasi : Tanah koloni yang dikerjakan oleh orang -
orang buangan.
Ideologi menurut fungsinya
merupakan pandangan dan tujuan hidup sebuah n egara dan seseorang untuk pedoman
hidupnya dan tujuan seseorang didunia ini. Ideologi disebut juga pandang hidup,
pandangan hidup manusia yang beragam.
3. Cita-cita
Menurut kamus besar bahasa Indonesia, cita-cita adalah
keinginan atau kehendak yang selalu ada di dalam pikiran atau sebuah tujuan
sempurna (yang akan dicapai atau dilaksanakan) dimana untuk mewujudkannya,
kepentingan pribadi harus dikesampingkan. Cita-cita yang baik adalah cita-cita
yang dapat dicapai melalui kerja keras, kreativitas, inovasi, dukungan orang
lain dan sebagainya.
Dalam bercita-cita pun sebaiknya jangan terlalu mendetail
dan fanatik karena kita bisa dibuat stres dan depresi jika tidak tercapai.
Contoh adalah seseorang yang punya cita -cita jadi dokter. Ketika dia tidak masuk
jurusan ipa dia stress, lalu gagal snmptn / spmb kedokteran dia stress, dan
seterunya.
Untuk mendapatkan motivasi dalam mengejar cita-cita kita
bisa mempelajari kisah sukses orang lain atau membaca atau melihat film
motivasi hidup seperti laskar pelangi. Tapi jangan lupa dengan cita-cita
setelah kita mati nanti yaitu masuk surga. Masuk surga pun harus kita perjuangkan
selama kita hidup di dunia karena hidup kita pada dasarnya adalah untuk ibadah
dan merupakan ujian Tuhan kepada kita.
4. Kebijakan
Prinsip bahwa kebajikan merupakan suatu pengetahuan adalah
bahwa untuk mengatahui kebaikan adalah dengan melakukan kebaikan. kejahatan,
kekeliruan atau semacanya muncul karena kurangnya pengetahuan, ketidakacuhan,
dan ketiadaan lainnya. jika mengetahui kebaikan adalah dengan melakukan
kebaikan, maka kekeliruan hanya datang dari kegagalan untuk mengetahui apa yang
baik. “Tak ada orang yang melakukan kejahatan secara sukarela”, kalau
mengetahui kebaikan tentang sesuatu (dalam hal apapun itu), seseorang tak
mungkin bermaksud memilih kejahatan.
Seseorang harus tahu sifat alamiah manusia, supaya mengerti
apa yang baik bagi manusia dan apa yang akan bisa membawa kebahagiaan, serta
supaya mengerti bagaimana hidup dan apa yang harus dikejar untuk diraih. tanpa
memperhatikan ini, tak akan pernah tahu apa yang baik bagi manusia dalam sebuah
kehidupan, mengejar demi mencapai sesuatu namun tak pernah mendapatkan
kebahagiaan, kehidupan seperti bisa dikatakan “kehidupan yang tak teruji,
sedangkan kehidupan yang tak teruji tidak layak disebut hidup”.
5. Usaha dan Perjuangan
Usaha /perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan
cita-cita. Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun denan
tenaga/jasmani, atau dengan kedua - duanya. Ketika suatu tujuan telah
ditetapkan dan ingin dicapai maka langkah berikutnya harus disertai dengan
implementasi. Disetiap proses perjuangan selalu membutuhkan implementasi nyata.
Perjuangan tidak selalu identik dengan lamanya kita melakukan proses
implementasi untuk mewujudkan keinginan kita. Kesiapan, ketersediaan dan
kualitas sumber daya, strategi, situasi dan tingkat kesulitan yang dihadapi,
serta dukungan dari lingkungan eksternal amat menentukan seberapa besar dan
lamanya sebuah perjuangan harus dilakukan.
6. Keyakinan atau Kepercayaan
Keyakinan adalah suatu sikap yang ditunjukkan oleh manusia
saat ia merasa cukup tahu dan menyimpulkan bahwa dirinya telah mencapai
kebenaran. keyakinan merupakan suatu sikap, maka keyakinan seseorang tidak
selalu benar atau, keyakinan semata bukanlah jaminan kebenaran. Keyakinan/kepercayaan
yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan.
Menurut Prof. Dr. Harun Nasution, ada 3 aliran filsafat yaitu:
a.
Aliran naturalisme; Aliran naturalisme berisikan
spekulasi mungkin ada Tuhan mungkin juga tidak ada.
b.
Aliran intelektualisme; dasar aliran ini adalah
logika/akal. Apabila aliran ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka keyakinan
manusia itu bermula dari akal. Jadi pandangan hidup ini dilandasi oleh
keyakinan kebenaran yang diterima akal.Benar menurut akal itulah yang baik.
c.
Aliran gabungan. Dasar aliran ini idalah
kekuatan gaib dan juga akal. Kekuatan gaib
artinya kekuatan yang berasal dari Tuhan,
percaya adanya Tuhan sebagai dasar keyakinan.
7. Langkah Berpandangan Hidup yang Baik
Adapun langkah-langkah berpandangan hidup yang baik yakni:
a.
Mengenal
Mengenal merupakan suatu kodrat bagi
manusia yaitu merupakan tahap pertama dari setiap aktivitas hidupnya yang dalam
jal ini mengenal apa itu pandangan hidup.
b.
Mengerti
Tahap kedua untuk berpandangan hidup yang
baik adalah mengerti. Mengerti disini dimaksudkan mengerti terhadap pandangan
hidup itu sendiri.
c.
Menghayati
Langkah selanjutnya setelah mengerti
pandangan hidup adalah menghayati pandangan hidup itu. Menghayati disini dapat
diibaratkan menghayati nilai-nilai yang terkandung didalamnya, yaitu dengan
memperluas dan mernperdalam pengetahuan mengenai pandangan hidup itu sendiri.
d.
Meyakini
Meyakini ini merupakan suatu hal untuk
cenderung memperoleh suatu kepastian sehingga dapat mencapai suatu tujuan
hidupnya.
e.
Mengabdi
Pengabdian merupakan sesuatu hal yang penting
dalam menghayati dan meyakini sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima baik
oleh dirinya lebih-lebih oleh orang lain.
8. Kesimpulan
Manusia, mereka tidak akan bisa menyadari bagaimana harusnya
mereka hidup tanpa menemukan target yang ingin mereka capai, dan dalam hal itu
banyak yang harus ditilik sebagai sebuah aspek penentu :
• Pandangan hidup
dan ideologi
• Cita-cita
• Kebajikan
• Usaha/ Perjuangan
• Keyakinan atau
Kepercayaan
• Langkah-langkah
berpandangan hidup yang baik





0 komentar:
Posting Komentar