A. Pengertian Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak
tenteram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas.
Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram
hati maupun perbuatannya, merasa kawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya,
tidak sabar ataupun dalam kecemasan.
Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan.
Karena itu dalam kehidupan sehari-hari, kegelisahan juga diartikan sebagai
kecemasan. Kekawatiran ataupun ketakutan. Masalah kecemasan atau kegelisahan
berkait juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan,
bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tercapai.
B. Sebab-sebab Orang Gelisah
Kegelisahan tidak jarang bersahabat dengan umumnya kita. Ada
yang gelisah karena faktor-faktor materi, ada juga yang bukan karena hal- hal
yang material.
Mungkin kegelisahan itu disebabkan antara lain:
1. Kesulitan ekonomi
2. Takut kehilangan harta, jabatan dan popularitas
3. Penyakit yang menahun
4. Kesulitan mendapatkan pasangan hidup yang ideal
5. Takut kehilangan pasangan hidup
6. Khawatir gagal dalam berkarier
7. Dan lainnya
Pada dasarnya semua manusia mendambakan kebahagiaan, dan
tidak menginginkan kegelisahan. Kebahagiaan itu satu, dan kegelisahan juga
satu. Bisa diraih oleh setiap manusia yang kaya atau yang miskin, yang punya
jabatan atau yang jelata, yang ternama atau yang tak dikenal, berpasangan atau
yang belum, yang sehat atau sedang sakit, yang berkarier atau yang belum.
Sebaliknya kegelisahan juga bisa datang pada setiap manusia dari semua lapisan
dan tingkatan.
-
Kecemasan Tentang Kenyataan (objektif)
Kecemasan tentang kenyataan adalah suatu kenyataan yang
pernah dialami oleh seseorang di masa lalu yang membuat orang tersebut menjadi
shocked karenanya.
-
Kecemasan Neoritis
kegelisahan ini akan membuat seseorang menjadi gelisah akan
suatu hal yang buruk yang sedang di bayangkannya akan menjadi sebuah kenyataan.
-
Kecemasan Moril
kecemasan moril sendiri disebabkan oleh pribadi seseorang
dimana tiap pribadi memiliki berbagai macam emosi seperti: iri, benci, dendam,dengki,marah,gelisah.rasa
kurang,cinta. Sifat-sifat seperti itu adalah sifat yang tidak terpuji bahkan
mengakibatkan manusia merasa khawatir, takut,cemas,gelisah dan putus asa.
Penyebab kegelisahan :
Sebab sebab orang gelisah adalah karena mereka takut
kehilangan berbagai macam haknya seperti hak untuk hidup, hak milik, hak
memperoleh perlindungan dan lain-lain.
C. Usaha-usaha Mengatasi Kegelisahan
-
Bersikap Tenang
Tenang merupakan sikap mengontrol perasaan
menjadi rileks. Pada saat seseorang merasa gelisah, sikap tenang dapat membantu
menghilangkan atau mengurangi kegelisahan dengan merilekskan perasaan serta fikiran.
-
Intropeksi Diri
Dengan adanya intropeksi diri seseorang akan
mulai berfikir apa penyebab kegelisahan nya dan bagaimana cara menyelesaikan
permasalahan nya tanpa harus merasa gelisah.
-
Berserah Diri kepada Tuhan
Apapun yang membuat kita gelisah, apabila
kita memasrahkan diri kepada tuhan kemungkinan tuhan akan memberikan jalan
keluar dari kegelisahan yang kita alami.
-
Bercerita kepada Seseorang
Apabila sedang mengalami kegelisahan,
alangkah baik nya apabila seseorang dapat menceritakan permasalahan
yangmembuatnya gelisah. Dengan adanya bercerita kepada seseorang, permasalahan
yangsedang dialami bisa mendapatkankan pendapat ataupun saran. Jadi kemungkinan
kegelisahan tidak akan bertambah dengan adanya pendapat atau saran yang
diterima.
D. Keterasingan
Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu adalah
dari kata asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal orang, sehinga kata
terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain, atau
terpencil. Jadi kata keterasingan berarti hal-hal yang berkenaan dengan
tersisihkan dari pergaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain.
Yang menyebabkan orang berada dalam keterasingan itu ialah perilakunya
yang tidak dapat diterima atau tidak dapat dibenarkan oleh masyarakat, atau
kekurangan yang ada pada diri seseorang, sehingga ia tidak dapat atau sulit
menyesuaikan diri dalam masyarakat.
Orang yang bersifat sombong angkuh, besar kepala, tidak
menghormati orang lai selalu akan tersisih dari pergaulan masyarakat, karena
perilaku semacam ini tidak disenangi dan dibenci oleh masyarakat. Dengan
demikian orang yang bersangkutan tidak dapat menyesuaikan diri dengan
masyarakat ilmiah yang dihadapinya. Karena itu ia merasa gelisah, terasing.
E. Kesepian
Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau
lengang, sehingga kata kesepian berarti merasa sunyi atau lengang, tidak
berteman.
Bermacam-macam penyebab terjadinya kesepian. Frustasi dapat
mengakibatkan kesepian dalam hal seperti itu orang tidak mau diganggu, ia lebih
senang dalam keadaan sepi, tidak suka bergaul, dan sebagainya, ia lebih senang
hidup sendiri.
Jadi kesepian itu akibat dari keterasingan. Keterasingan
akibat sikap sombong, angkuh, kaku, keras kepala, sehingga dijauhi teman-teman
sepergaulan.
F. Ketidakpastian
Ketidak pastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak
menentu, tidak dapat ditentukan tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa
asal-usul yang jelas. Ketidak pastian artinya keadaan yang tidak pasti, tidak
tentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, keadaan tanpa arah yang jelas,
keadaan tanpa asal-usul yang jelas itu semua adalah akibat pikirannya tidak
dapat konsentrasi. Ketidak pastian ini akan merugikan, karena status dari karir
itu terancam.
Penyebab terjadi nya ketidak pastian :
1. obsesi
2. phobia
3. kompulasi
4. hysteria
5. delusi
6. halusinasi
7. keadaan emosi
G. Usaha-usaha Mengatasi Ketidakpastian
1.
Ketahuilah bahwa Anda tidak bisa
mempertimbangkan semua pilihan.
Ketika terjadi ketidakpastian, pikiran kita
mencoba untuk memprediksikan bagaimana hal-hal akan terjadi/berubah dan apa
saja yang akan terjadi. Di tengah ketidakpastian kita hanya bisa melihat
beberapa kemungkinan pilihan yang sangat terbatas. . Ketahuilah apa yang sedang
terjadi saat ini dan ingatkan diri sendiri bahwa ada pilihan yang tidak bisa
Anda ketahui saat ini.
2.
Lawan keinginan untuk mengkonkretkan.
Kita sendiri yang membuat sesuatu yang
belum terjadi seperti nyata dan solid. Akibatnya pemikiran Anda menjadi sulit
digugurkan, walaupun pemikiran tersebut berbasis rasa takut dan belum tentu
benar.
3.
Bersandar pada ketidakpastian.
Sama seperti menghadapi ketakutan saat akan
berenang di lautan, tidak akan ada yang menyarankan kepada Anda untuk menyelam
dengan kepala terlebih dahulu. Belum saatnya. Celupkan kaki dalam air dahulu
dan rasakan peningkatan pemikiran bahwa Anda bisa “melakukan” untuk menghadapi
ketakutan dan ketidakpastian berenang di lautan.
Sama seperti banyak kenyataan yang terjadi
dalam hidup dimana sebuah permasalahan sangat menakutkan ketika dipikir tapi
pada kenyataannya tidak, dan Anda bisa melaluinya.
4.
Ingat kembali pengalaman ketidakpastian yang
ternyata berakhir baik-baik saja/happy ending.
Kepastian adalah ilusi. Kepastian tidaklah
nyata dan tidak memiliki hubungan dengan hal-hal yang akhirnya menjadi happy
ending.
Terimalah ketidakpastian dengan lapang dada
daripada mencoba untuk melawannya, ingat bahwa ada kemungkinan hasil yang luar
biasa yang tidak dapat Anda prediksikan sekarang, dan dengan bersandar dalam
ketidakpastian membantu membuat ketidakpastian tersebut jauh lebih mudah
ditoleransi.
MIND MAP
CONTOH KASUS
Contoh kasus dari kegelisahan seorang ibu muda :
Bayi yang sering menangis dan rewel, pasti sangat meresahkan
orang tuanya, apalagi jika itu buah hati pertama orang tuanya. Pengalaman
pertama punya bayi pasti sangat merepotkan, terutama bagi mereka yang
memelihara bayi tanpa supervising dari orang tuanya, dalam arti kakek-nenek si
bayi. Tapi, jangan takut, bukan kesalahan anda jika sang bayi menangis terus,
dan juga bukan kesalahan si mungil buah hati anda. Menangis, bahkan sampai
sangat serius frekuensinya, umum terjadi pada bayi. Bayi yang tumbuh sehat
serta cukup gizi sekalipun, akan tetap menangis. Justru menangis adalah tanda
bahwa bayi anda sehat, asal dalam batas-batas tertentu.
· Kecemasan yang
timbul akibat penyesuaian diri dengan lingkungan mempunyai anak baru . Kecemasan ini timbul karena orang itu takut
bahwa anaknya terjadi apa-apa (sakit). Karena tidak mempunyai pengalaman
sebelumnya.