studentsite.gunadarma.ac.id

Akses semua informasi yang terkait dengan perkuliahan melalui fasilitas ini.

gunadarma

Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan.

Kamis, 14 November 2013

TULISAN 5: WARGANEGARA DAN NEGARA

TULISAN 5: WARGANEGARA DAN NEGARA

Dr Zakaria Ziyad, kepala Lembaga Kaum Muslimin (LKM), di Jepang mengungkapkan, Islamic Center yang terletak di ibukota Jepang, Tokyo tengah merintis pendirian sekolah Islam pertama di Jepang. Ia menambahkan, sebagian data statistik menunjukkan, dalam sehari, sekitar 10 WN Jepang masuk Islam. Dalam wawancaranya dengan surat kabar ‘Khaleej’ yang terbit di Emirat, Ziyad, mengatakan, saat ini telah dibeli sebidang tanah di dekat Masjid Terbesar di Tokyo. Rencananya akan didirikan sebuah sekolah di areal tersebut. Ziyad, yang mengajar sebagai dosen di Tokyo University dan juga ketua Ikatan Mahasiswa Muslim (IMM) di Jepang menyiratkan, kaum Muslimin di Jepang selalu ragu-ragu untuk membangun masjid. Akibatnya, di seantero Jepang baru ada sekitar 50 buah masjid saja yang harus melayani ribuan kaum Muslimin. Padahal, konstitusi Jepang menyatakan tidak ikut campur dalam permasalahan keyakinan agama.

Sayangnya, kaum Muslimin masih tidak mampu untuk mendirikan masjid, yang sebetulnya merupakan pintu penting untuk menjaga identitas Islam dan kaum Muslimin di Jepang. Ziyad menyebutkan, di antara masjid paling menonjol yang ada di negeri itu adalah masjid ‘Nagoya’ yang didirikan oleh Kementerian Wakaf, Uni Emirat Arab. Pendiriannya saat itu menelan biaya sebesar 1,5 juta Dolar AS yang didesain dengan gaya arsitektur tercanggih. Selain itu, ada juga masjid Besar Tokyo dan Osaka.

Sejumlah masjid dan mushalla yang ada di Jepang kekurangan imam dan para khatib yang seharusnsya dapat memberdayakan kaum Muslimin Jepang dan mengenalkan kepada mereka prinsip-prinsip agama. Kebanyakan Dai kaum Muslimin yang dikirim negara-negara Arab dan Islam tidak menguasai bahasa Jepang. Zakaria mengingatkan, negeri Sakura tersebut amat memerlukan seorang Mufti yang bersedia tinggal di tengah kaum Muslimin di Jepang agar dapat memberikan fatwa agama yang benar kepada mereka.

Ia mengatakan, semua orang akan mengenal seberapa besar problematika yang dihadapi manakala mengetahui bahwa jumlah imam yang ada saat ini di Jepang tidak lebih dari 5 orang saja.!! Ia menyebutkan, salah satu organisasi Islam di Jepang telah membeli sebidang tanah di dekat ibukota Jepang, Tokyo. Di atas tanah itu, didirikan sejumlah pekuburan yang sedianya menjadi tempat kaum Muslimin yang meninggal dunia dikuburkan secara gratis. Hal ini, mengingat harga tanah di Jepang amat mahal. Demikian pula, dapat menguburkan kaum Muslimin sesuai dengan syariat mereka. Sebab orang-orang Jepang membakar jenazah orang-orang yang meninggal dunia di kalangan mereka. Zakaria mengimbau kepada negara-negara Arab dan Islam agar membantu kaum Muslimin Jepang dengan mengirimkan para Dai yang bekerja menyebarkan pengetahuan Islam.

Dalam waktu yang sama, ia juga meminta yayasan-yayasan dakwah Islam besar untuk meningkatkan kerja kerasnya di Jepang. Hal ini mengingat negeri matahari itu dinilai sebagai ladang yang subur untuk penyebaran dakwah Islam. Ziyad mengatakan, masyarakat Jepang tidak menyimpan rasa benci terhadap Islam ataupun kaum Muslimin. Belum pernah terjadi, ada seorang Muslim yang mengalami kesulitan atau masalah, baik ia seorang WN pribumi Jepang maupun warga pendatang. Ia menyiratkan, pemerintah dan rakyat Jepang memberikan kaum Muslimin kebebasan total dalam menjalankan syiar agama mereka. Ia juga mengatakan, Islam masuk ke Jepang sudah sejak 200 tahun lalu melalui para pedagang Muslim.
Sebagian WN pribumi Jepang yang masuk Islam di luar negaranya kembali ke sana menyebarkan Islam. Jumlah kaum Muslimin dari WN pribumi Jepang ada sekitar 100.000 ribu orang. Sedangkan kaum Muslimin non WN asli Jepang dari kalangan pendatang yang tinggal di Jepang mencapai 150.000 orang Muslim. Sedangkan mengenai aktifitas LKM dan IMM di sana, Zakaria mengatakan, lembaga itu didirikan untuk mengurusi permasalahan kaum Muslimin di Jepang. Sedangkan IMM didirikan tahun 1960 dengan tujuan memperhatikan para mahasiswa Muslim yang belajar di Jepang.

Di samping itu, menyediakan buku-buku tentang pengetahuan Islam dan memberikan kemudahan bagi kaum Muslimin dalam menjalankan keseharian mereka. Begitu pula, berkat koordinasi dengan sejumlah lembaga-lembaga Islam, di antaranya Lembaga Kaum Muslimin, keduanya sama-sama mengawasi anak-anak generasi baru dari kalangan kaum Muslimin. Di samping itu, IMM juga menyediakan ‘Islam Guide’ untuk membantu para pemuda Islam mengenal lokasi-lokasi makanan halal dan menjalankan syiar-syiar dan ibadah-ibadah Islam. Kehilangan identitas Islam merupakan problem paling krusial yang dihadapi generasi-generasi baru Islam Jepang. Demikian seperti diungkapkan Zakaria yang menjelaskan, bahwa penyebab hal itu adalah karena tidak adanya satu sekolah Islam pun di Jepang hingga saat ini.!


TULISAN 4: PEMUDA DAN SOSIALISASI

TULISAN 4: PEMUDA DAN SOSIALISASI

        Remaja sebagai masa transisi antara anak-anak ke masa dewasa. Remaja juga merupakan restrukturisasi kesadaran atau masa penyempurnaan dari perkembangan dan puncak perkembangan yang ditandai dengan perubahan kondisi “entropy” yakni kesadaran manusia belum tertata rapi walaupun isisnya sudah banyak (pengetahuan, perasaan, dsb) ke kondisi “negative entropy” yakni keadaan isi kesadaran tersusun dengan baik, pengetahuan yang satu terkait dengan pengetahuan yang lain.
Di zaman maju saat ini, pergaulan remaja juga semakin maju, tetapi malah maju dalam pergaulan bebas. Sikap dan tingkah laku mereka terbentuk karena pengaruh dari lungkungan luar. Juga adanya hal baru yang terjadi, dan biasanya lebih bersifat menggairahkan, Dari masalah yang timbul akibat pergaulan remaja, keingintahuan tentang asmara(percintaan) dan seks, hingga masalah-masalah yang bertentangan dengan hokum, norma dan tatanan sosial yang berlaku di sekitar dunia remaja.

Banyak ahli psikologi yang menyatakan bahwa masa remaja merupakan masa yang penuh masalah, penuh gejolak, penuh risiko (secara psikologis), over energi, dan lain sebagainya, karena disebabkan oleh aktifnya hormon-hormon tertentu. Tetapi pernyataan yang timbul akibat pernyataan di atas membuat remaja pun merasa bahwa apa yang terjadi, dan apa yang telah mereka lakukan adalah suatu hal yang biasa dan wajar.

            Kebanyakan para remaja saat ini dalam usaha pergaulannya, mereka membentuk sebuah kelompok-kelompok atau yang biasa disebut “geng”. Pembentukan kelompok-kelompok/geng inilah nantinya yang akan menjadi dan memiliki cirri khas dan kesepakatan yang secara khusus hanya ada di dalam suatu kelompok tersebut. Minat untuk berkelompok inilah menjadi bagian dari proses tumbuh kembang yang mereka alami. Terkadang demi seorang kawan yang menjadi anggota/geng nya, seorang remaja juga bisa melakukan dan mengorbankan apa pun, dengan satu tujuan, Solidaritas. Tetapi terkadang solidaritas menjadi hal yang bersifat semu, buta dan destruktif (bersifat merusak atau menghancurkan), yang pada akhirnya merusak arti dari solidaritas itu sendiri. Demi alasan solidaritas tersebut, sebuah geng kadang memberikan tantangan atau tekanan-tekanan kepada anggota kelompoknya (peer pressure) yang berlawanan dengan hukum atau tatanan sosial yang ada. Seperti menggunakan narkoba, mencium pacar, melakukan hubungan seks, melakukan penodongan, bolos sekolah, tawuran, merokok, corat-coret tembok, dan masih banyak lagi.

           Secara individual, remaja sering merasa tidak nyaman dalam melakukan apa yang dituntutkan pada dirinya. Namun, karena besarnya tekanan atau besarnya keinginan untuk diakui dan ketidakberdayaan untuk meninggalkan kelompok serta ketidak mampuan untuk mengatakan "tidak", membuat segala tuntutan yang diberikan kelompok secara terpaksa dilakukan. Lama kelamaan prilaku ini menjadi kebiasaan, dan melekat sebagai suatu karakter yang diwujudkan dalam berbagai prilaku negatif.

          Berdasar pada teori diatas, remaja akan terbentuk menjadi pribadi yang diinginkan oleh masyarakat. Tetapi hal ini tidak dapat hanya dibebankan pada kelompok ataupun geng yang dimiliki remaja tersebut. Karena remaja merupakan individu yang bebas dan masing-masing dari mereka tentu memiliki keunikan, cirri khas dan karakter bawaan dari keluarga. Seperti yang telah diuraikan diatas, bahwa kelompok remaja merupakan sekelompok remaja dengan nilai, keinginan dan nasib yang sama. Tetapi, masa remaja memang merupakan masa dimana seseorang belajar bersosialisasi dengan sebayanya secara lebih mendalam dan dengan itu pula mereka mendapatkan jati diri dari apa yang mereka inginkan.

         Terlepas dari semua itu, masa remaja merupakan masa yang indah dalam hidup manusia, dan dalam masa yang akan datang, akan menjadikan masa remaja merupakan tempat untuk memacu landasan dalam menggapai kedewasaan. Berawal dari remaja yang tumbuh dari orang yang bergantung menjadi orang yang tidak tergantung, yang identitasnya memungkinkan orang tersebut berhubungan dengan yang lainnya dalam gaya dewasa.


TULISAN 3: INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT

TULISAN 3: INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT

Disetiap wilayah pasti selalu ada yang namanya rukun tetangga/RT yang mengepalai setiap daerah pemukiman yang gunanya menjaga keteraturan dan keamanan lingkungan, biasanya dalam pemilihan ketua RT warga memilih ketua RT dengan profil sebagai berikut: warga lama, cukup sepuh, aktif, dan punya kepedulian sosial, serta berasal dari level sosial ekonomi yang sederajat dengan warga. Sebab, kalau ketua RT berasal dari level yang lebih tinggi, tentu akan membuat warga segan dan malu mengadukan urusan-urusan mereka.
Rukun tetangga (RT) sendiri di Indonesia merupakan suatu terkecil dalam pemerintahan di republic Indonesia. Seorang ketua RT mempunyai peran yang sangat penting dalam upaya penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan wilayah sebab ketua RT adalah orang yang langsung berhadapan dengan masyarakat dan yang melihat langsung kondisi riil di masyarakat, tidak seperti lurah atau camat atau penyelenggara (pemimpin) pemerintahan yang lebih tinggi yang hanya tahu kondisi masyarakat berdasarkan laporan masyarakat termasuk ketua RT.
Sebagai ketua dituntut mempunyai jiwa pengabdian yang tinggi dilandasi dengan rasa tanggung jawab tanpa memikirkan keuntungan pribadi yang diperoleh dari jabatannya sebagai ketua RT, karena tunjangan yang diterima kecil bahkan ada yang tidak pernah mendapatkan tunjangan, sementara dirinya harus bertanggung jawab atas nafkah keluarganya.
Betapa begitu pentingnya peran RT di masayarakat yang selalu menjaga keteraturan di lingkungan masyarakat tanpa mengharapkan tunjangan apapun.
Dan walaupun ada itupun kecil tidak sepadan dengan konstribusi yang dilakukan oleh ketua RT.
Oleh karena itu masyarakat menjadi satu kesatuan dari beberapa kelompok atau keluarga yang mendiami suatu daerah. Dan masyarakat ini pun juga memiliki peranan penting dalam membentuk suatu kepribadian individu


Kesimpulan yang dapat diambil dari cerita ini adalah: peran RT sangat dibutuhkan di setiap wilayah pemukiman, bagaimana jadinya bila RT tidak ada? Makanya kita harus menghargai peran ketua RT dengan baik

TULISAN 2: PENDUDUK, MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN

  TULISAN 2: PENDUDUK, MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN

Setiap masyarakat yang berdiam disuatu tempat pasti tidak lepas dari yang namanya kebudayaan. Penduduk di suatu wilayah pasti punya kebudayaan tersendiri yang berbeda dengan penduduk lainnya. Kebudayaan terlahir karna adanya masyarakat di daerah tertentu. Indonesia merupakan salah satu negara dengan kekayaan dan keragaman alam serta budaya yang luar biasa. Sebagaimana kita ketahui bersama. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak nomer empat di dunia setelah China, India, dan Amerika Serikat. Maka dari itu dengan jumlah penduduk sebanyak itu, Indonesia dihadapkan dengan sejumlah masalah kependudukan.
     Kepadatan penduduk merupakan perbandingan jumlah penduduk terhadap luas wilayah yang dihuni. Menurut pengamatan saya, permasalahan dalam kepadatan penduduk adalah persebarannya yang tidak merata. Kepadatan penduduk di tiap-tiap wilayah Indonesia tidaklah sama, maka dari itu hal ini akan menimbulkan permasalahan kependudukan. Permasalahan ini terkait dengan penyediaan sarana dan prasarana sosial, kesempatan kerja, stabilitas keamanan, serta pemerataan pembangunan. Kondisi demikian menimbulkan banyak permasalahan, misalnya pengangguran, kemiskinan, kriminalitas, pemukiman kumuh dan lain-lain. Salah satu permasalahan yang berdampak dari banyaknya jumlah penduduk salah satunya adalah pembangunan.


    Permasalahannya adalah Pesatnya pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali maka akan menyebabkan tingginya beban pembangunan berkaitan dengan penyediaan pangan, sandang, dan papan. Kepadatan penduduk yang tidak merata juga menyebabkan pembangunan menjadi tidak merata di daerah-daerah tertentu, tingginya angka urbanisasi di kota-kota besar. Dari hal pembangunan akan menambah masalah baru salah satunya adalah masalah pendidikan. Kepadatan jumlah penduduk di Indonesia juga berdampak pada masalah pendidikan, karna di Negara berkembang seperti Indonesia tingkat pendidikannya relatif rendah di banding dengan negara-negara maju. 
      Saya akan mengutarakan beberapa sebab rendahnya tingkat pendidikan di Indonesia. Yang pertama pemikiran masyarakat untuk bersekolah setinggi-tingginya itu masih rendah, yang kedua besarnya anak usia sekolah yang tidak diimbangi dengan fasilitas pemndidikan yang memadai, pendapatan perkapita di Indonesia rendah. Dampak dari rendahnya pendidikan di Indonesia adalah rendahnya penguasaan IPTEK, sehingga Indonesia masih membutuhkan tenaga yang ahli dalam teknologi. Padahal dengan jumlah penduduk yang besar di Indonesia seharusnya kita mampu untuk mencukupi kebutuhan tenaga ahli yang diperlukan dalam pembangunan. Maka dari itu diperlukan upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. 
     Menurut saya yaitu dengan cara wajib belajar 12 tahun meningkatkan sarana-sarana pendidikan yang ada, seperti perbaikan gedung, perpustakaan, laboratorium, dan lain-lain, meningkatkan mutu guru sebagai pengajar, menyempurnakan atau mengupdate kurikulum sesuai perkembangan zaman, memberikan materi pelajaran tentang softskil agar anak-anak bukan hanya belajar ilmu yang terlihat tetapi juga menguasai softskill, member motifasi kepada para pelajar agar lebih giat dan rajin dalam menuntut ilmu, dengan bayaran sekolah yang mudah dijangkau oleh masyarakat agar masyarakat tindak mengkhawatirkan tentang biaya pendidikan, memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi. Dengan hal itu saya rasa merupakan cara yang tepat untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Bukan hanya pemerintah yang harus menanggulangi masalah ini, tapi masyarakat juga harus ikut turut serta dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Karna percuma kalau pemerintahnya sudah maksimal tapi masyarakat tidak mendukung sama sekali dari upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah.
       Perkembangan kebudayaan di Indonesia ini terkadang naik terkadang turun. Awalnya Indonesia bangga dengan kebudayaan yang ditinggalkan oleh nenek moyang kita dulu. Tapi sekarang kenyataannya masyarakat sudah mulai melupakan kebudayaan itu sendiri. Maka dari itu kita harus menjunjung tinggi rasa nasionalisme kita sebagai warga Negara Indonesia. Semakin majunya globalisasi membuat rasa cinta terhadap budaya sendiri lama-lama berkurang. Karnya banyaknya pengaruh budaya asing, kini masyarakat telah berubah menjadi masyarakat modern. Akhir-akhir ini Indonesia sangat gencar untuk membudidayakan budayanya sendiri. Karna masyarakat luar luar lebih mengetahui budaya kita disbanding kita mengenal budaya kita sendiri. Salah satu yang mendorongnya adalah budaya kita yang di klaim oleh Negara lain, seperti batik, reog ponorogo, rendang (masakan) dan masih banyak lagi. Contohnya adalah batik sebagai warisan budaya Indonesia yang telah diakui dan di tetapkan oleh UNESCO.


TULISAN 1: ISD SEBAGAI MKDU

 TULISAN 1: ISD SEBAGAI MKDU
Pada saat ini banyak sekali masalah-masalah sosial yang timbul dimasyarakat, maka dari itu sangat diperlukan sebuah metode khusus untuk menangani masalah tersebut. Salah satunya dengan memberikan mata kuliah ilmu sosial dasar kepada mahasiswa sebagai mata kuliah dasar umum. Karna dengan mata kuliah ini diharapkan mahasiswa mampu berperan sebagai anggota masyarakat dan negaranya, memberikan wawasan yang cukup kepada mahasiswa untuk mengatasi masalah-masalah yang ada di lingkungannya.
       Masalah sosial yang terjadi kebanyakan penyebabnya akibat ulah sesama manusia. Hal itu dapat terjadi dikarenakan sifat, watak dan karakter yang berbeda-beda setiap orang.  Contoh sederhana adalah masalah yang terjadi di masyarakat misalnya masalah antar tetangga. Kebanyakan masalah tersebut bisa terjadi karna omongan. Baik atau tidaknya omongan tersebut bisa saja di belokan oleh seseorang yang akhirnya memicu masalah di masyarakat tersebut.
       Maka dari itu seharusnya setiap orang harus mempunyai akhlak yang mulia dan pengetahuan yang luas agar masalah-masalah yang terjadi bisa di kurangi bahkan bisa di hilangkan. Meskipun masalah sosial tidak bisa dihilangkan secara total karna pasti ada masalah-masalah baru yang terjadi. Karna masalah sosial tidak bisa dipisahkan dari masyarakat. Kemudian ada beberapa contoh lagi masalah yang masih mengelilingi atau masih sering terjadi di Negara kita ini. Contohnya tawuran antar pelajar, tawuran ini bahkan menjadi tren dikalangan pelajar, karna jika suatu sekolah memenangi tawuran maka mereka bangga karna mereka bisa dianggap jagoan. Padahal seharusnya tugas pelajar adalah belajar, menuntut ilmu dengan serius, disiplin, semangat dan kerja keras. Tidak lupa diiringi dengan doa. Agar mereka bisa jadi penerus bangsa yang akan memajukan bangsa dan bukan seperti ini caranya.
       Tugas sebagai seorang pelajar adalah belajar dengan giat dan disiplin agar mendapat prestasi yang maksimal dan dapat meraih cita-cita yang mereka inginkan, bukan bertarung di medan tawuran hanya untuk sebuah kemenangan yang tak ada harganya. Hal ini dapat saja terjadi dikarenakan lingkungannya memang lingkungan kekerasan.Seorang pelajar pada usianya mempunyai emosi yang belum stabil. Maka pada usia ini mereka hanya berfikir pendek dan tidak memikirkan dampak dari apa yang mereka lakukan, seperti tawuran antar pelajar.
 Tawuran tidak hanya merugikan pelajar yang mengikuti tawuran tetapi warga, pemukiman warga, anak sekolah lain yang tidak berdosa (sekedar melintas), dagangan para pedagang bisa menjadi korban. Bisa jadi took dirusak pelajar atau tutup karna takut ada tawuran, bisa jadi anak sekolah lain yang tidak bersalah ikut diincar oleh pelajar tawuran. Pada umumnya tawuran dipicu oleh konflik yang terjadi antar siswa, baik itu satu sekolah maupun berbeda sekolah, dan salah satu pemicunya adalah solidaritas sesame pelajar satu sekolah. Karna solidaritas setiap siswa disetiap sekolah maka konflik pun meluas, maka terjadilah tawuran antar pelajar. Tawuran juga menjadi masalah serius karna telah menyimpang dari norma-norma yang ada. Membuat pelajar jaman sekarang dianggap hanya menjadi tukang tawuran, tukang berkelahi.
       Dari fakta kejamnya tawuran itu sendiri, rasanya pemerintah dan masyarakat perlu mengambil tindakan serius. Banyak hal yang bisa diupayakan oleh pemerintah ataupun masyarakat. Tawuran yang terus terjadi saat ini dan yang akan dating harus mendapatkan perhatian dan ditangani secara serius. Kita tidak bisa membiarkan masalah ini (tawuran antar pelajar) terus terjadi lantaran tawuran tidak hanya terjadi di sekitar kita. Kita harus ingat jika kita tidak akan pernah tahu kapan dan di mana tawuran antar pelajar tersebut akan terjadi. Kita tidak akan pernah tahu kapan, dimana, dengan siapa, apakah kita akan terjebak dengan tawuran atau tidak. Kita tidak akan pernah tahu apakah ada anggota keluarga kita, anggota saudarakita, tetangga kita, kolega, orang yang kita sayangi,teman dan sahabat kita menjadi korban tawuran atau tidak. Intinya, tawuran merusak sendi-sendi kedamaian dan ketentraman hidup.
      Masalah ini dapat diatasi dengan cara Para Siswa wajib diajarkan dan memahami bahwa semua permasalahan tidak akan selesai jika penyelesaiannya dengan menggunakan kekerasan. Dan masalah bisa diselesaikan dengan cara baik-baik. Lakukan komunikasi dan pendekatan secara khusus kepada para pelajar untuk mengajarkan cinta kasih. Pengajaran ilmu beladiri yang mempunyai prinsip yang harusnya digunakan untuk menyelamatkan orang dan ilmu tersebut jangan disalah gunakan seperti untuk tawuran. Ajarkan ilmu sosial Budaya, karna ilmu sosial budaya sangat bermanfaat untuk pelajar khususnya, yaitu agar tidak salah menempatkan diri di lingkungan masyarakat.
       Tindakan kekerasan pasti akan menular, Pihak yang berwenang haruslah tegas memberikan sanksi untuk pelaku tawuran antar pelajar ini. Dari pihak sekolah pun harus ada sanksi yang tegas kepada pelajar yang mengikuti tawuran. Lalu berdamailah secara resmi dari pihak sekolah satu dengan pihak sekolah lain. Namun aa yang harus digaris bawahi adalah KELUARGA. Mengapa? Karna awal pembentukan karakter setiap individu itu berawal dari keluarga. Maka dari itu karakter yang telah dibentuk di setiap keluarga maka di tularkan ke lingkungannya. Jadi setiap keluarga harus membentuk karakter yang bagus kepada anaknya. Karna masyarakat atau lingkungan yang baik itu berawal dari karakter individu yang baik pula. Sebagai orang tua, wajib bagi mereka untuk mengkondisikan lingkungan yang baik kepada anaknya agar anak mempunyai kondisi mental yang sehat. Hal ini penting bagi pertumbuhan psikologis setiap anak supaya anak (pelajar) tidak mudah terbawa pengaruh burukdari lingkungan.
       Peran orang tua juga diperlukan dalam mendukung perkembangan anak. Hal paling mudah adalah dengan berkomunikasi secara dekat dan baik kepada anak. Karna kondisi keluarga yang baik maka akan terlahir mental, sikap dan karakter yang baik yang ada pada anak.


TOPIK 7: MASYARAKAT PEDESAAN DAN MASYARAKAT PERKOTAAN

TOPIK 7: MASYARAKAT PEDESAAN DAN MASYARAKAT PERKOTAAN

1.       MASYARAKAT PERKOTAAN, ASPEK-ASPEK POSITIF DAN NEGATIF
A.      PENGERTIAN MASYARAKAT
Macam-macam definisi masyarakat:
-          R.linton: masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerjasama
-          M.J. Herskovits: masyarakat adalah kelompok individu yang diorganisasikan dan mengikuti satu cara hidup tertentu.
-          J.L Gilin dan J.P Gilin: masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar dan mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap dan perasaan persatuan yang sama
-          S.R Steinmetz: masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar, yang meliputi pengelompokan-pengelompokan manusia yang lebih kecil, yang mempunyai perhubungan erat ada teratur
-          Hasan Shadily: masyarakat adalah golongan besar atau kecil dari beberapa manusia, yang dengan pengaruh bertalian secara golongan dan mempunyai pengaruh kebatinan satu sama lain
Mengingat definisi-definisi masyarakat tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa masyarakat harus mempunyai syarat-syarat sebagai berikut:
-          Harus ada pengumpulan manusia, dan harus banyak, bukan pengumpulan binatang
-          Telah bertempat tinggal dalam waktu yang lama di suatu daerah tertentu
-          Adanya aturan-aturan atau undang-undang yang mengatur mereka untuk menuju kepada kepentingan dan tujuan bersama

B.      MASYARAKAT PERKOTAAN
Sering disebut juga urban community. Pengertian masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat-sifat kehidupannya serta ciri-ciri kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan
Ada beberapa ciri yang menonjol pada masyarakat kota, yaitu:
-          Kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan didesa
-          Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinyaa sendiri tanpa harus bergantung pada orang-orang lain.
-          Pembagian kerja di antara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata.
-          Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota daripada warga desa.
-          Jalan pikiran rasional pada umumnya dianut masyarakat perkotaan
-          Jalan kehidupan yang cepat di kota-kota mengakibatkan pentingnya factor waktu bagi warga kota
-          Perubahan-perubahan social tampak dengan nyata di kota-kota sebab kota-kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh-pengaruh dari luar

C.      PERBEDAAN DESA DAN KOTA
Ada beberapa cirri yang dapat dipergunakan sebagai petunjuk untuk membedakan antara desa dan kota. Ciri-ciri tersebut adalah:
-          Jumlah dan kepadatan penduduk
-          Lingkungan hidup
-          Mata pencaharian
-          Corak kehidupan social
-          Stratifikasi social
-          Mobilitas social
-          Pola interaksi social
-          Solidaritas social
-          Kedudukan dalam hierarki system administrasi nasional
Meskipun tidak ada ukuran pasti, kota memiliki penduduk yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan desa. Kepadatan penduduk ini mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap pola keperluan pembangunan perumahan. Perbedaan paling meninjol adalah pada mata pencaharian. Kegiatan utama penduduk desa beradda di sector ekonomi primer yaitu dibidang agraris. Sedangkan kota merupakan pusat ekonomi tertier yaitu bidan pelayanan jasa

2.       HUBUNGAN DESA DAN KOTA
Masyarakat edesaan dan perkotaan bukanlah dua komunitas yang terpisah sama sekali satu sama lain. Kota tergantung pada desa dalam memenuhi kebutuhan warganya akan bahan-bahan pangan seperti beras, sayur, daging dan ikan. Desa juga merupakan sumber tenaga kasar bagi jenis-jenis pekerjaan tertentu di kota. Sebaliknya, kota menghasilkan barang-barang yang diperlukan oleh orang desa seperti bahan-bahan pakaian, alat, dan obat-obatan pembasmi hama pertanian, minyak tanah, obat-obatan untuk memelihara kesehatan dan transportasi

3.       ASPEK POSITIF DAN NEGATIF
Untuk menunjang aktivitas warganya serta untuk memberikan suasana aman, tenteran dan nyaman pada warganya, kota dihadapkan pada keharusan menyediakan berbagai fasilitas kehidupan.
Secara umum dapat dikenal bahwa suatu lingkungan perkotaan, seyogyanya mengandung 5 unsur yang meliputi:
-          Wisma: merupakan bagian ruang kota yang dipergunakan untuk tempat berlindung terhadap alam sekelilingnya
-          Karya: merupakan syarat yang utama bagi eksistensi suatu kota, karena unsure ini merupakan jaminan bagi kehidupan masyarakat
-          Marga: merupakan ruang perkotaan yang berfungsi untuk menyelenggarakan hubungan antara suatu tempat lainnya didalam kota
-          Suka: merupakan bagian dari ruang perkantoran untuk memenuhi kebutuhan penduduk akan fasilitas-fasilitas hiburan, rekreasi, dll
-          Penyempurnaan: merupakan bagian yang penting bagi suatu kota, tetapi belum secara tepat tercakup kedalam kempat unsure diatas
Oleh karena itu maka kebijaksanaan perencanaan dan pengembangan kota harus dapat dilihat dalam kerangka pendekatan yang luas. Rumusannya adalah:
-          Menekan angka kelahiran
-          Mengalihkan pusat pembangunan pabrik ke pinggiran kota
-          Membendung urbanisasi
-          Mendirikan kota satekit dimana pembukaan usaha relative rendah
-          Meningkatkan fungsi dan peranan kota-kota kecil atau desa-desayang telah ada disekitar kota besar
-          Transmigrasi bagi warga yang miskin dan tidak mempunyai pekerjaan


TOPIK 6: PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT

TOPIK 6: PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT

1.       PELAPISAN SOSIAL
A.      PENGERTIAN
Masyarakat merupakan suatu kesatuan yang didasarkan ikatan-ikatan yang sudah teratur dan boleh dikatakan stabil. Betapa individu dan masyarakat alah komplementer dapat kita lihat dari kenyataan, yaitu:
-          Manusia dipengaruhi oleh masyarakat demi pembentukan pribadinya
-          Individu mempengaruhi masyarakat dan bahkan bisa menyebabkan perubahan besar masyarakat

B.      PELAPISAN SOSIAL CIRI TETAP KELOMPOK SOSIAL
Didalamorganisasimasyarakat primitive pun dimanabelummengenaitulisan. Pelapisanmasyarakatitusudahada. Hal initerwujudberbagaibentuksebagaiberikut:
-          Adanyakelompokberdasarkanjeniskelamindanumurdenganpembedaan-pembedaanhakdankewajiban
-          Adanyakelompok-kelompokpemimpinsuku yang berpengaruhdanmemilikihak-hakistimewa
-          Adanyapemimpin yang salingberpengaruh
-          Adanya orang-orang yang dikecilkan di luarkastadan orang yang diluarperlindungan hokum (cutlaw men)
-          Adanyapembagiankerjadalamsukuitusendiri
-          Adanyapembedaanstandarekonomidan di dalamketidaksamaanekonomiitusecaraumum

C.      TERJADINYA PELAPISAN SOSIAL
-          Terjadidengansendirinya
Proses iniberjalansesuaidenganpertumbuhanmasyarakatitusendiri. Padapelapisan yang terjadidengansendirinya, makakedudukanseseorangpadasuatu strata ataupelapisanadalahsecaraotomatis, misalnyakarenausiatua, kepandaian-kepandaian yang lebihdansebagainya
-          Terjadinyadengandisengaja
Didalam system pelapisaniniditentukanuntuksecarajelasdantegasadanyawewenangdankekuasaan yang diberikankepadaseseorang. Sistempelapisan yang dibentuk dengan sengaja ini dapat kita lihat misalnya di dalam organisasi pemerintahan, organisasi partai politik dan lain-lain.

D.      PEMBEDAAN SISTEM PELAPISAN MENURUT SIFATNYA.
-          Sistem pelapisan masyarakat yang tertutup
Sistem pelapisan tertutup kita temui misalnya di India yang masyarakatnya mengenal sistem kasta. Masyarakat terbagi dalam: kasta Brahmana, kasta Ksatria, kasta Waisya, kasta Sudra, dan paria. Sistem pelapisan tertutup biasanya juga kita temui di dalam masyarakat feodal atau masyarakat yang berdasarkan realisme.
-          Sistem pelapisan masyarakat yang terbuka
Di dalam sistem pelapisan yang demikian ini setiap anggota masyarakat memiliki kesempatan untuk jatuh ke lapisan yang ada di bawahnya atau naik ke lapisan yang di atasnya. Dalam hubungannya dengan masyarakat, sistem lapisan terbuka sangat menguntungkan. Karena setiap warganya diberi kesempatan untuk bersaing dengan yang lainnya.

E.       BEBERAPA TEORI TENTANG PELAPISAN SOSIAL
Ada yang membagi pelapisan masyarakat seperti berikut ini:
-          Masyarakat terdiri dari kelas atas (upperclass) dan kelas bawah (blower class)
-          Masyarakat terdiri dari tiga kelas ialah kelas atas (upperclass), kelas menengah (middleclass), dan kelas ke bawah (Lowerclass)
-          Sementara itu ada pula sering kita dengar: kelas atas (upperclass),kelas menengah (middleclass), kelas menengah ke bawah (lowermiddleclass), kelas bawah (lowerclass)

2.       KESAMAAN DERAJAT
A.      PERSAMAAN HAK
Mengenai persamaan hak ini selanjutnya dicantumkan dalam pernyataan sedunia tentang hak-hak (asasi) manusia atau universitas declaration of human Rights (1948) dalam: pasal 1, pasal 2 ayat 1, pasal 7
B.      PERSAMAAN DERAJAT DI INDONESIA
Dalam undang-undang dasar 1945 mengenai hak dan kebebasan yang berkaitan dengan adanya persamaan derajat dan hak juga terantum dalam pasal-pasalnya secara jelas. Sebagaimana kita ketahui negara republik Indonesia menganut asas bahwa setiap warga negara tanpa kecualinya memiliki kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan dan ini sebagai konsekuensi prinsip dari kedaulatan rakyat yang bersifat kerakyatan

3.       ELITE DAN MASSA
A.      ELITE
-          Pengertiannya:
menunjuk kelompok orang yang dalam masyarakatnya menempati kedudukan tinggi. Dapat diartikan sekelompok orang terkemuka di bidang-bidang tertentu dan khususnya golongan kecil yang memegang kekuasaan
-          Fungsi elite dalam memegang strategi
Ada dua kecenderungan yang digunakan untuk menentukan elite dalam masyarakat yaitu:
Pertama: menitikberatkan pada fungsi social dan yang kedua, pertimbangan-pertimbangan yang bersifat moral
Golongan elite sebagai minoritas sering ditampakkan dengan beberapa bentuk penampilan antara lain:
·         Elite menduduki posisi yang penting dan cenderung merupakan poros kehidupan msayarakat secara keseluruhan
·         Factor utama yang menentukan kedudukan mereka adalah keunggulan dan keberhasilan yang dilandasi oleh kemampuan baik
·         Dalam hal tanggung jawab, mereka memiliki tanggung jawab yang lebih besar
·         Ciri-ciri lain yang merupakan konsekuensi logis dari ketiga hal diatas adalah imbalan yang lebih besar


B.      MASSA
-          Istilah massa dipergunakan untuk menunjukkan suatu pengelompokkan kolektif lain yang elementer dan spontan
-          Hal-hal yang penting dalam massa
Ciri-ciri:
·         Keanggotaannya berasal dari semua lapisan masyarakat atau strata social
·         Massa merupakan kelompok yang anonym, atau lebih tepat, tersusun dari individu-individu yang anonym
·         Sedikit sekali interaksi atau bertukar pengalaman antara anggota-anggotanya
·         Very loosely organized
-          Peranan individu-individu di dalam massa penting sekali kenyataan bahwa massa adalah terdiri dari individu-individu yang menyebar secara luas di berbagai kelompok-kelompok setempat.

4.       PEMBAGIAN PENDAPATAN
A.      KOMPONEN PENDAPATAN
Pada dasarnya dalam kehidupan ekonomi itu, hanya ada dua kelompok, yaitu rumah tangga produsen dan rumah tangga konsumen. Semua balas jasa yang diterima oleh pemilik factor produksi tersebut merupakan pendapataan nasional
B.      PERHITUNGAN PENDAPATAN
Apabila diteliti lebih lanjut, masih terdapat factor-faktor lain yang dapat mempengaruhi besarnya upah atau sewa tanah, walaupun hasil yang dapat diperolehnya tetap, namun demikian, tingkat upah atau sewa tanah itu tidak bergerak bebas naik terus-menerus





TOPIK 5: WARGA NEGARA DAN NEGARA

TOPIK 5: WARGA NEGARA DAN NEGARA

1.       HUKUM, NEGARA, DAN PEMERINTAH
A.      HUKUM
Hukum adalah peraturan-peraturan yang memaksa, yang menentukan tingkaah laku manusia dalam lingkungan masayarakat yang dibuat oleh badan-badan resmi yang berwajib
a.       Ciri-ciri hukum dan sifatnya
-          Adanya perintah atau larangan
-          Perintah atau larangan itu harus dipatuhi setiap orang
Hukum mempunyai siat mengatur dan memaksa

b.      Sumber-sumber hukum
Sumber hukum material: sudut politik, sejarah, ekonomi dan lain-lain
Sumber hukum formal:
-          Undang-undang (statutic)
-          Kebiasaan (costum)
-          Keputusan-keputusan hakim (yurisprudensi)
-          Traktat (treaty)
-          Pendapat sarjana hokum

c.       Pembagian hukum
Hukum dibagi dalam:
Menurut sumbernya:
-          Hukum undang-undang (hukum yang tercantum dalam peraturan perundang-undangan)
-          Hukum kebiasaan ( hukum yang terletak pada kebiasaan atau adat )
-          Hukum traktat ( hukum yang ditetapkan oleh Negara-negara dalam suatu perjanjian antar negara )
-          Hukum yurisprudensi ( hukum yang terbentuk karena keputusan hakim )
Menurut bentuknya:
-          Hukum tertulis
-          Hukum tertulis yang dimodifikasi
-          Hukum tertulis tak dimodifikasikan
-          Hukum tak tertulis
Menurut tempat berlakunya:
-          Hukum nasional ( hukum dalam satu negara )
-          Hukum internasional ( hukum yang mengatur hubungan internasional )
-          Hukum asing ( hukum dalam negara lain )
-          Hukum gereja ( norma gereja yang ditetapkan untuk anggota-anggotanya )
Menurut waktu berlakunya
-          ius constitutum ( hukum positif )
-          ius constituendum ( hukum yang ditetapkan akan berlaku diwaktu yang akan datang )
-          hukum asasi ( hukum alam )


Menurut cara mempertahankannya:
-          hukum material
-          hukum formal
Menurut sifatnya:
-          hukum yang memaksa
-          hukum yang mengatur
Menurut wujudnya:
-          hukum obyektif
-          hukum subyektif
Menurut isinya:
-          hukum privat
-          hukum publik

B.      NEGARA
Negara mempunyai 2 tugas utama:
-          Mengatur dan menertibkan gejala-gejala kekuasaan dalam masyarakat yang bertentangan satu sama lain
-          Mengatur dan menyatukan kegiatan manusia dan golongan untuk menciptakan tujuan bersama
Sifat-sifat negara:
-          Sifat memaksa ( mempunyai kekuasaan untuk menggunakan kekerasan fisik secara legal )
-          Sifat monopoli ( mempunyai hak kuasa tunggal dalam menetapkan tujuan bersama dari masyarakat
-          Sifat mencakup semua ( semua peraturan perundang-undangan mengenai semua orang tanpa kecuali)
Bentuk negara:
-          Negara kesatuan ( unitarisme ): negara kesatuan sentralisasi dan negara kesatuan desentralisasi
-          Negara serikat ( federasi )
Unsur-unsur negara:
-          Harus ada wilayahnya
-          Harus ada rakyatnya
-          Harus ada pemerintahnya
-          Harus ada tujuannya
-          Mempunyai kedaulatan
Juan Negara Republik Indonesia:
-          Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia
-          Memajukan kesejahteraan umum
-          Mencerdaskan kehidupan bangsa
-          Ikut melaksanakan ketertiban dunia


C.      PEMERINTAH
Pemerintah dalam arti luas:
-          Segala kegiatan atau usaha yang terorganisir bersumber pada kedaulatan dan berlandaskan dasar negara, mengenai rakyat/ penduduk dan wilayah (negara itu) demi tercapainya suatu negara
-          Segala tugas, kewenangan kewajiban negara yang harus dilaksanakan menurut dasar-dasar tertentu demi tercapainya tujuan negara
Pemerintahan dalam arti sempit
-          Tugas, kewajiban dan kekuasaan negara dibidang eksekutif

-          Kekuasaan negara dibidang bestuuR