studentsite.gunadarma.ac.id

Akses semua informasi yang terkait dengan perkuliahan melalui fasilitas ini.

gunadarma

Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan.

Jumat, 26 Desember 2014

Organisasi Regional

Organisasi Regional

Organisasi Regional adalah organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja. Organisasi regional mempunyai wilayah kegiatannya bersifat regional, dan keanggotaan hanya diberikan bagi negara-negara pada kawasan tertentu saja. Berikut ini merupakan contoh dari organisasi regional :
1.       APEC : Asia Pasific Economic Cooperation ( organisasi kerja samaa negara-negara kawasan Asia Pasifik di bidang ekonomi )
2.       EEC : Europe Economic Community ( Masyarakat Ekonomi Eropa ) kawasan Eropa
3.       ASEAN : Association of Southeast Asian Nations = Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (PERBARA) ( Dibentuk 8 Agustus 1967, memiliki 10 negara anggota, Timor Leste dan Papua new Guinea hanya sebagai pemantau, dan masih mempertimbangkan akan menjadi anggota)
4.       EU = The European Union (27 negara anggota, 1 november 1993)
5.       G8 = Group of Eight, kelompok negara termaju di dunia. Sebelumnya G6 pd thn 1975, kemudian dimasuki oleh Kanada 1976 (Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Britania Raya, Amerika Serikat, Kanada dan Rusia (tidak ikut dalam seluruh acara), serta Uni Eropa.

Peran yang dimainkan oleh organisasi-organisasi regional sangat berbeda bergantung pada karakteristik organisasi tersebut. Karakteristik ini dipengaruhi oleh faktor geografis, ketersediaan sumber-sumber dan struktur organisasi. Perbedaan faktor-faktor ini akan mempengaruhi bentuk Organisasi Regional dan organ-organ yang menopangnya. Perbedaan karakter ini juga nantinya akan berpengaruh pada mekanisme dan prosedur penyelesaian konflik yang ditempuh untuk menyelesaikan sengketa antara anggota dalam sebuah Organisasi Regional.

Organisasi Internasional

Organisasi Internasional

Organisasi internasional adalah suatu bentuk organisasi dari gabungan beberapa negara atau bentuk unit fungsi yang memiliki tujuan bersama mencapai persetujuan yg juga merupakan isi dari perjanjian atau charter. Contoh organisasi-organisasi internasional adalah :
1.       PBB
Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB (United Nations atau UN) adalah sebuah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, pengamanan internasional, lembaga ekonomi, dan perlindungan sosial. Perserikatan Bangsa-bangsa didirikan di San Fransisco pada tanggal 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks di Washington DC.
2.       NATO : North Atlantic Treaty Organisation (4 April 1949).
Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organisation/NATO) adalah sebuah organisasi internasional untuk keamanan bersama yang didirikan pada tahun 1949, sebagai bentuk dukungan terhadap Persetujuan Atlantik Utara yang ditanda tangani di Washington, DC pada 4 April 1949. Nama resminya yang lain adalah dalam bahasa perancis :  l ’Organisation du Traité de l’Atlantique Nord (OTAN).
3.       UNICEF = United Nations International Childrens Emergency Fund (1946), namun namanya diganti setelah thn 1953 menjad i: United Nations Children’s Fund.
4.       UNESCO = the United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (16 November 1945)

5.       UNCHR = United Nations Commission on Human Rights (2006)

Organisasi Sosial

Organisasi Sosial

A.      Pengertian

perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara.

B.      Tipe-Tipe Organisasi Sosial

Secara garis besar organisasi dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu organisasi formal dan organisasi informal:
-          Organisasi Formal Resmi.
Organisasi formal/ Resmi adaah organisasi yang dibentuk oleh sekumpulan orang/masyarakat yang memiliki suatu struktur yang terumuskan dengan baik, yang menerangkan hubungan-hubungan otoritasnya, kekuasaan, akuntabilitas dan tanggung jawabnya, serta memilki kekuatan hukum. Selain itu organisasi formal tahan lama dan mereka terencana dan mengingat bahwa ditekankan mereka beraturan, maka mereka relatif bersifat tidak fleksibel. Contoh organisasi formal ádalah perusahaan besar, badan-badan pemerintah, dan universitas-universitas.
-          Organisasi informal.
Keanggotaan pada organisasi-organisasi informal dapat dicapai baik secara sadar maupun tidak sadar, dan kerap kali sulit untuk menentukan waktu eksak seseorang menjadi anggota organisasi tersebut. Contoh organisasi informal adalah pertemuan tidak resmi seperti makan malam bersama. Organisasi informal dapat dialihkan menjadi organisasi formal apabila hubungan didalamnya dan kegiatan yang dilakukan terstruktur dan terumuskan.
Selain itu, organisasi juga dibedakan menjadi organisasi primer dan organisasi sekunder menurut Hicks:
-          Organisasi Primer
organisasi semacam ini menuntut keterlibatan secara lengkap, pribadi dan emosional anggotanya. Mereka berlandaskan ekspektasi rimbal balik dan bukan pada kewajiban yang dirumuskan dengan eksak. Contoh dari organisasi semacam ini adalah keluarga-keluarga tertentu.
-          Organisasi Sekunder

organisasi sekunder memuat hubungan yang bersifat intelektual, rasional, dan kontraktual. Sebagai contoh organisasi ini adalah kontrak kerjasama antara majikan dengan calon karyawannya dimana harus saling setuju mengenai seberapa besar pembayaran gajinya. 

Organisasi IT

Organisasi IT

Nama saya Andaru Muhammad P. kuliah di Universitas Gunadarma. Selama saya kuliah disana, saya memiliki mimpi jika saya lulus kuliah nanti. Semua org pasti ingin sukses, dan kesuksesan itu tercapai jika orang tersebut memiliki suatu pekerjaan yang dapat mencukupi bahkan lebih untuk keperluan hidupnya. Semua org pasti ingin bekerja sebagai orang kantoran. Demikian dengan saya. Tetapi jika saya kerja sebagai karyawan kantoran, ada mimpi lain yang ingin saya wujudkan, yaitu saya ingin memiliki suatu perusahaan atau organisasi sendiri.

Apa tujuan mimpi saya itu? Tentu untuk membuat saya lebih tenang dalam bekerja, karena tidak selamanya orang bekerja sebagai karyawan kantoran. Organisasi yang ingin saya buat adalah organisasi IT yang menangani kasus atau masalah dibidang teknologi, bahkan kalau bisa membuat suatu teknologi tersendiri. Jika mimpi itu terwujud, saya ingin merubah wajah Indonesia dalam bidang teknologinya.


Trust

Trust

A.      Pengertian

Trus/Kartel : Kerja sama atau kolusi antar kelompok para pemasok barang dengan maksud menghindari persaingan antar mereka.

B.      Kegiatan

Kegiatannya yaitu didalam sesama kelompok tsb sepakat :
1. Menjual dengan harga yang sama
2. Memasarkan produk bersama-sama
3. Membatasi produksi atau penjualan

C.      Contoh Trust


Contoh dr Trust: Opec (oraganization Of Petroleum Exporting Country ) -> indonesia, venezuela, Qatar, Aljazair, Nigeria, irak, iran, Kuwait dll.

Perseroan Terbatas (PT)

Perseroan Terbatas (PT)

A.      Pengertian

Perseroan terbatas merupakan  organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT / persoroan terbatas dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya

B.      Ciri-ciri PT

1.       kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi
2.       modal dan ukuran perusahaan besar
3.       kelangsungan hidup perusahaan pt ada di tangan pemilik saham
4.       dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham
5.       kepemilikan mudah berpindah tangan
6.       mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai
7.       keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk dividen
8.       kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham
9.       sulit untuk membubarkan pt
10.   pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak deviden


C.      Pembagian Perseroan Terbatas (PT)

1.       PT Terbuka
Perseroan terbuka adalah perseroan terbatas yang menjual sahamnya kepada masyarakat melalui pasar modal (go public). Contoh-contoh PT.Terbuka adalah PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, dan lain-lain.
2.       PT Tertutup
Perseroan terbatas tertutup adalah perseroan terbatas yang modalnya berasal dari kalangan tertentu misalnya pemegang sahamnya hanya dari kerabat dan keluarga saja atau orang kalangan terbatas dan tidak dijual kepada umum.
3.       PT Kosong
Perseroan terbatas kosong adalah perseroan yang sudah ada izin usaha dan izin lainnya tapi tidak ada kegiatannya.


Perseroan Komanditer (CV)

Perseroan Komanditer (CV)

A.      Pengertian
suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda di antara anggotanya. Satu pihak dalam CV mengelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi dan pihak lainnya hanya menyertakan modal saja tanpa harus melibatkan harta pribadi ketika krisis finansial. Yang aktif mengurus perusahaan CV disebut sekutu aktif, dan yang hanya menyetor modal disebut sekutu pasif. Contoh: CV.Hayati, CV.Laris Motor, dll

B.      Jenis-jenis CV

1.       Persekutuan komanditer murni
Bentuk ini merupakan persekutuan komanditer yang pertama. Dalam persekutuan ini hanya terdapat satu sekutu komplementer, sedangkan yang lainnya adalah sekutu komanditer.
2.       Persekutuan komanditer campuran
Bentuk ini umumnya berasal dari bentuk firma bila firma membutuhkan tambahan modal. Sekutu firma menjadi sekutu komplementer sedangkan sekutu lain atau sekutu tambahan menjadi sekutu komanditer.
3.       Persekutuan komanditer bersaham
Persekutuan komanditer bentuk ini mengeluarkan saham yang tidak dapat diperjualbelikan dan sekutu komplementer maupun sekutu komanditer mengambil satu saham atau lebih. Tujuan dikeluarkannya saham ini adalah untuk menghindari terjadinya modal beku karena dalam persekutuan komanditer tidak mudah untuk menarik kembali modal yang telah disetorkan.

C.      Kelebihan dan Kekurangan CV

1.       Kelebihan Persekutuan Komanditer
-          Mudah proses pendiriannya.
-          Kebutuhan akan modal dapat lebih dipenuhi.
-          Persekutuan komanditer cenderung lebih mudah memperoleh kredit.
-          Dari segi kepemimpinan, persekutuan komanditer relatif lebih baik.
-          Sebagai tempat untuk menanamkan modal, persekutuan komanditer cenderung lebih baik, karena bagi sekutu diam akan lebih mudah untuk menginvestasikan maupun mencairkan kembali modalnya.

2.       Kekurangan Persekutuan Komanditer
-          Kelangsungan hidup tidak menentu, karena banyak tergantung dari sekutu aktif yang bertindak sebagai pemimpin persekutuan.
-          Tanggung jawab para sekutu komanditer yang terbatas mengendorkan semangat mereka untuk memajukan perusahaan jika dibandingkan dengan sekutu-sekutu pada persekutuan firma.


Koperasi

Koperasi

A.      Pengertian

jenis badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum. Koperasi melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.

B.      Jenis-jenis Koperasi dan contohnya

1.       Koperasi Jasa : Koperasi yang menyelenggarakan fungsi pelayanan jasa tertentu untuk kepentingan anggota, contoh : jasa asuransi, angkutan, pendidikan dan pelatihan, dan sebagainya.
2.       Koperasi Produksi : melakukan usaha produksi atau menghasilkan barang. Contoh : berupa hasil kerajinan, pakaian jadi dan bahan makanan.
3.       Koperasi konsumsi menyediakan semua kebutuhan para anggota dalam bentuk barang.           Contoh : bahan makanan, pakaian, alat tulis atau berupa peralatan rumah tangga.
4.       Koperasi Simpan Pinjam : koperasi yang beranggotakan masyarakat baik selaku konsumen maupun produsen barang. Contoh : KSP Citra Abadi, Koperindo, KSU Niaga, Mitra Artha Sejahtera, Bina Usaha Makmur, Koperasi Mekar Gudang Garam, dll.

5.       Koperasi Konsumen : Koperasi yang berangootakan para konsumen dengan menjalankan kegiatan jual beli, menjual barang konsumsi. Contoh :  Kopkar/Kopeg, Koperasi Pegawai Indosat (Kopindosat), KPRI adalah Koperasi keluarga Guru Jakarta (KKGJ), KSU Tunas Jaya di Bendungan Hilir,  Jakarta, KUD Setia Budi di Brebes dan KUD Mino Saroyo (nelayan) di cilacap, Jawa Tengah. 

Kartel

Kartel

A.      Pengertian
Kartel adalah kelompok produsen independen yang bertujuan menetapkan harga, untuk membatasi suplai dan kompetisi. Berdasarkan hukum anti monopoli, kartel dilarang di hampir semua negara. Walaupun demikian, kartel tetap ada baik dalam lingkup nasional maupun internasional, formal maupun informal. Berdasarkan definisi ini, satu entitas bisnis tunggal yang memegang monopoli tidak dapat dianggap sebagai suatu kartel, walaupun dapat dianggap bersalah jika menyalahgunakan monopoli yang dimilikinya. Kartel biasanya timbul dalam kondisi oligopoli, dimana terdapat sejumlah kecil penjual dengan jenis produk yang homogen.

B.      Contoh Kartel
Salah satu contoh perusahaan kartel yang ada di Indonesia yaitu PT Cargill Indonesia. PT Cargill Indonesia memulai bisnis di Indonesia dengan mengimpor kedelai pada tahun 1999. Selama 10 tahun belakangan ini, bisnis PT Cargill Indonesia diperluas hingga meliputi kegiatan rantai suplai biji-bijian dan minyak nabati yang melayani berbagai pelanggan local yang aktif baik di sektor industri pangan maupun pakan ternak. Misalnya:
-          PT Cargill Indonesia mensuplai kedelai untuk didistribusikan kepada pedagang besar yang melayani produsen tahu dan tempe setempat.
-          PT Cargill Indonesia mensuplai bungkil kedelai dan bahan baku pakan lainnya kepada pabrik Pakan ternak local.

-          PT Cargill Indonesia juga menghasilkan produk minyak nabati seperti minyak kelapa sawit mentah dan memproduksi minyak kelapa mentah terutama untuk mensuplai pabrik milik Cargill yang berlokasi di Malaysia, India, China, Eropa dan AS. 

Joint Venture

Joint Venture

A.      Pengertian
Joint venture adalah bentuk kerjasama antar beberapa perusahaan yang berasal dari beberapa negara menjadi satu perusahaan untuk mencapai konsentrasi kekuatan-kekuatan ekonomi yang lebih padat. .Biasanya kerja sama berakhir setelah tujuan tercapai atau pekerjaan selesai. Perbedaan antara joint venture dengan persekutuan firma (CV) adalah umur joint venture jauh lebih pendek dari pada umur persekutuan yang biasa.
Anggota joint venture disebut venture / partner / sekutu. Sekutu bisa perseorangan, persekutuan (firma atau CV), dan bisa pula perseroan terbatas (PT). Pada umumnya, semua sekutu ikut mengelola jalannya perusahaan. Salah satunya sebagai managing partner atau sekutu pemimpin.

B.      Jenis-jenis kontrak Joint Venture
Kontrak joint venture dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
1.       Joint venture domestic, terjadi antara perusahaan domestic, yaitu perusahaan yang terdapat di dalam negeri.
2.       Joint venture internasional, apabila salah satu dari perusahaan itu adalah perusahaan asing.

C.      Contoh perusahaan yg melakukan Joint Venture
·         Lombok Tourism Development Corporation (LTDC) yang merupakan joint venture antara PT Perusahaan Pengelolaan Aset (PPA) dan Bali Tourism Development Corporation (BTDC) dari pihak Indonesia dengan Emaar Properties dari pihak Arab. LTDC bertempat di Indonesia
·         AutoAlliance International (joint venture antara Ford dengan Mazda)
·         Infineum (joint venture antara ExxonMobil dengan Shell)
·         Brewers Retail Inc. (joint venture antara Inbev, Molson Coors dengan Sapporo Breweries)
·         Bank DnB NORD (joint venture antara DnB NOR dengan NORD/LB)


Holding Company

Holding Company

A. Pengertian

Perusahaan induk atau Holding Company adalah perusahaan utama yang membawahi beberapa perusahaan yang tergabung ke dalam satu grup perusahaan. Melalui pengelompokan perusahaan ke dalam induk perusahaan, bertujuan untuk meningkatkan atau menciptakan nilai pasar perusahaan (market value creation).

B. Contoh Holding Company

Contoh dr Holding Company:
1. Semen Indonesia Holding Company dari Semen Padang
2. Semen Gresik
3. Semen Tonasa
4. Semen Thang Lon
5. Trans Corp mempunyai 2 cabang Perusahaan Stasiun televise, yaitu Trans 7 dan Trans TV

Firma

Firma

A. Pengertian
suatu persekutuan antara dua aorang atau lebih yang menjalankan badan usaha dengan nama bersama dengan tujuan untuk membagi hasil yang diperoleh dari persekutuan tersebut. Dalam mendirikan firma memiliki anggota paling sedikit dua orang. Semua anggota memiliki tanggung jawab terhadap perusahaan dan menyerahkan kekayaan pribadi sesuai yang tercantum dalam akta pendirian Firma. Apabila bangkrut semua anggota harus bertanggung jawab sampai harta milik pribadi ikut dipertanggungkan. Contoh: Fa. Bandung Chaoz, Fa.Liem Catering,dll
B. Ciri-Ciri Firma
Ciri dan Sifat Firma :
1. Apabila terdapat hutang tak terbayar, maka setiap pemilik wajib melunasi dengan harta pribadi.
2. Setiap anggota firma memiliki hak untuk menjadi pemimpin.
3. Seorang anggota tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa seizin anggota yang lainnya.
4. keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur hidup.
5. seorang anggota mempunyai hak untuk membubarkan firma.
6. pendiriannya tidak memerlukan akte pendirian.
7. mudah memperoleh kredit usaha.

C. Kelebihan dan Kekurangan.
Kelebihan Firma (Fa):
- Pimpinan dalam firma dapat dibagi sesuai keahlian masing-masing.
- Kelangsungan badan usa lebih terjamin.
- Pinjaman untuk modal lebih mudah diperoleh.
- Modal firma lebih besar dibandingkan dengan usaha perorangan.
Kelemahan Firma (Fa):
- Sulit dalam mengambil keputusan karena adanya perbedaan pendapat dari kedua pemimpin
- Kesalahan sesorang  anggota harus ditanggung bersama
- Tidak ada pemisah harta kekayaan antara hak milik dengan Firma. Jika mengalami bangkrut, maka harta pribadi ikut dipertanggungkan.

organisasi yang menangani masalah kemiskinan:

organisasi yang menangani masalah kemiskinan:

1. Organisasi Masyarakat

Organisasi yang melalukan usaha kesejahteraan sosial yang berasl dari masyarakat ini menjadi tiga yaitu: institusi masyarakat lokal, organiasi yang bergerak atas dasar motivasi filantropi dan lembaga swadaya masyarakat.Organisasi masyarakat yang bersifat lokal sebagai bentuk aktualisasi berbagai pranat sosial yang ada dan tidak jarang didasarkan pada pengamalan ajaran agama, dengan demikian lebih didorong dengan motivasi religius. Basis orientasinya adalah ikatan lokalitas, ikatan kekerabatan, ikatan patron klien, prinsip timbal balik dan solidaritas sosial. Institusi lokal memang efektif sebagai sarana mendorong aktivitas bersam akan tetapi kurang efisien dilihat dari alokasi sumber daya.
Organisasi yang didorong oleh motivasi filantropi merupakn institusi yang relatif mapan dan berkesinambungan seperti PMI.

2. Organisasi Swasta


Secara garis besar usaha sangat dikaitkan dengan memperhitungkan profit atau keuntungan tetapi terdapat juga organisasi swasta yang melakukan kegiatan atau usah pelayanan sosial dalam orientasi profit, contohnya seperti perusahaan-perusahaan asuransi. Perusahaan swasta yang berorientasi profit dam memiliki usaha diluar bidang pelayanan sosial dan jaminan sosial juga dapat melakukan kegiatan dalam bentuk pelayanan sosial.